• image01.jpg
  • image02.jpg
  • image03.jpg
  • image04.jpg
  • image05.jpg
  • image06.jpg
  • image07.jpg
 
 
 
 
You are here:: Liputan MSCI Politik Agung Laksono: Cawapres Tergantung Survei
 
 

Agung Laksono: Cawapres Tergantung Survei

Surel Cetak PDF

Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sudah dideklarasikan sebagai capres partai tersebut dalam Rapat Pimpinan Nasional III yang berakhir Minggu 1 Juli 2012. Pertanyaan selanjutnya, siapa cawapres yang akan mendampingi Aburizal atau yang biasa disapa Ical?

Wakil Ketua Umum Golkar, Agung Laksono, mengatakan bahwa partainya langsung menyusun tim pemenangan capres setelah deklarasi tersebut. Sembari jalan, imbuhnya, Golkar juga menjajaki kandidat yang pas dipasangkan dengan Ical sebagai calon wakil presiden.

"Tergantung perkembangan, terutama dari survei, kalau di atas 30 persen secara berturut-turut tidak menutup kemungkinan dari internal. Kalau tetap di bawah 25 persen harus tahu diri, kami berkoalisi," kata Agung di Jakarta, Senin, 2 Juli 2012.

Selain itu, kata dia, kombinasi Jawa-luar Jawa, sipil-militer tetap dipertimbangkan. "Itu salah satunya, tapi banyak pertimbangan, Jawa-luar Jawa, militer-luar militer, faktor pengalaman, tua-muda itu semua jadi multi konsideran," katanya.

Selain itu, Agung juga menjelaskan alasan pencalonan Ical secara dini menjadi presiden sengaja ditempuh agar bisa sosialisasi dan menyusun strategi pemenangan lebih awal. Menurutnya, kalau suara sudah bulat di internal partai, tidak perlu lagi buang waktu.

"Itu malah lebih baik untuk partai, jadi ada waktu untuk sosialisai kampanye dan menyusun strategi pemenangan," kata Agung. Dengan kepastian lebih awal itu, Golkar bisa sekaligus menjajaki siapa cawapresnya. "Repot kalau sampai hari terakhir masih belum kompak gitu," ujarnya.

Dia menilai, jika ada perbedaan, hal tersebut merupakan dinamika internal dan sudah bisa diselesaikan. Survei jalan terus untuk melihat apa kekurangan dan kelemahan.

"Survei tidak sekedar angka besar kecil, siapa nomor 1 atau 2, tapi melihat elemen daerah, masyarakat dan mana yang belum tergarap. Cara kampanye seperti apa yang baik supaya ada waktu, kita ambil akhir 2013 untuk cawapres," ujarnya.

Sumber : Vivanews.co.id



Tambahkan halaman ini ke jejaring sosialmu